Orang yang Dulunya Merokok Sebaiknya Rajin Makan Tomat Agar Paru-Paru Kembali Bersih

Sebuah penelitian baru menyimpulkan bahwa pola makan kaya buah bisa membantu memperbaiki paru-paru yang rusak akibat merokok

Sebuah penelitian baru menemukan bahwa mantan perokok yang rajin makan tomat dan buah-buahan segar memiliki risiko lebih rendah mengalami penurunan fungsi paru-paru, menyiratkan bahwa makanan tersebut mungkin membantu memperbaiki kerusakan paru-paru akibat merokok. Para peneliti juga menemukan bahwa orang-orang dewasa, termasuk mereka yang belum pernah atau sudah berhenti merokok, yang rutin mengonsumsi tomat memiliki penurunan fungsi paru-paru paling rendah—artinya, manfaat mengonsumsi tomat tak hanya berlaku bagi perokok. Penelitian ini menawarkan bukti penting soal dampak pola makan ini terhadap fungsi paru-paru.

"Penelitian ini menunjukkan bahwa pola makan tersebut bisa membantu memperbaiki paru-paru mantan perokok. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa pola makan kaya buah-buahan bisa memperlambat proses penuaan alami paru-paru, bahkan kalau kamu tidak merokok," ujar Vanessa Garcia-Larsen, asisten profesor di departemen kesehatan internasional, Bloomberg School, dan peneliti utama riset tersebut, dalam sebuah pernyataan.

Fungsi paru-paru memiliki kaitan dengan risiko kematian akibat sejumlah penyakit, termasuk chronic obstructive pulmonary disease (COPD), penyakit jantung, dan kanker paru-paru. Pola makan sehat, menurut penelitian tersebut, bisa membantu memperlambat penurunan alami fungsi paru-paru, dan menyehatkan orang-orang dalam jangka panjang. "Temuan-temuan ini mendukung keperluan untuk rekomendasi pola makan," ujar Garcia-Larsen, "terutama bagi orang-orang yang menghadapi risiko mengidap penyakit pernapasan seperti COPD."